HAKEKAT MANAJEMEN KELAS DI SD
A. Pengertian Belajar dan Mengajar
“Belajar adalah proses dimana perilaku (dalam arti yang lebih luas) berasal atau berubah melalui latihan atau pelatihan” ± Kingsley dan R. Garry (1957).
“Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam potensi perilaku yang terjadi sebagai suatu hasil.
“ Belajar adalah perolehan dari perilaku baru atau penguatan atau melemahnyalama
perilakusebagai hasil dari pengalaman ” Belajar didefinisikan sebagai“ perolehan kebiasaan, pengetahuan dan sikap. Ini melibatkan-baru caracaradalam melakukan sesuatu, dan itu beroperasi dalam upaya individu untuk mengatasi hambatan atau
menyesuaikan dengan situasi baru . Ini mewakili perubahan progresif dalam perilaku
B. Pembelajaran Dan Prinsip-Prinsip Pengajaran – Belajar
Karakteristik dan 1 kebutuhan Peserta Didik
Dimensi Perbedaan pada Pembelajar
Mencocokkan Gaya Mengajar dengan Gaya Belajar
Menantang Pembelajar dan Guru yang Berkembang
Penggambaran Objektif Instruksi
Keterampilan Mengajar dan Belajar
Keterampilan Mengajar
Keterampilan Belajar
Makna, Prinsip dan Signifikansi Pembelajaran
Faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran
Hubungan antara Pengajaran dan Pembelajaran
Transfer Pembelajaran
Mengajar untuk Transfer Pembelajaran
C. Keterampilan mengajar dan belajar
Keterampilan Mengajar Mengajar adalah proses yang memfasilitasi pembelajaran. Mengajar adalah aplikasi khusus pengetahuan, keterampilan, dan atribut yang dirancang untuk memberikan layanan unik untuk memenuhi pendidikan kebutuhan individu dan masyarakat. Efektivitas proses belajar mengajar menganut keterampilan mengajar guru dan keterampilan belajar peserta didik. Beberapa poin utama dari keterampilan mengajar adalah sebagai berikut:
Keterampilan interaktif ini mencakup keterampilan interpersonal, keterampilan berbicara yang efektif dan keterampilan presentasi dalam proses belajar mengajar. Guru perlu cukup percaya diri untuk menangani masalah subMect dan harus siap menjelaskan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh peserta didik
Kegiatan yang direncanakan sebelumnya untuk pengajaran dengan mempertimbangkan kebutuhan dan minat peserta didik harus dikembangkan oleh para guru. Keahlian untuk bekerja dalam tim dan kelompok yang diperlukan bagi para guru. Guru harus memiliki keterampilan penyelesaian konflik untuk menghadapi siswa
Guru harus merasakan emosi siswa dalam masuk ke yang rumit bantuan untuk siswa atau di antara kelompok sebaya. Guru harus mencoba membangun kepercayaan dan hubungan dengan topik dan bekerja bersama mereka bersama menuju tujuan.
D. Tujuan Mengajar
Tujuan mengajar adalah mewujudkan pembelajaran.
Pengajaran membutuhkan pengaturan formal tetapi pembelajaran dapat terjadi baik secara formal atau secara informal.
Guru tidak mengendalikan keseluruhan proses belajar. Ada banyak faktor lain yang menentukan apakah siswa mempelajari berbagai subMect atau tidak, seperti karir masa depan tujuan, pengaruh orang tua atau teman sebaya, dan bagaimana perasaan mereka tentang guru.
Siswa harus mau belajar. Mereka harus termotivasi dengan satu atau lain cara. Guru tidak bisa mengajar mereka yang tidak mau belajar.
Metodologi pengajaran harus bervariasi oleh guru untuk mengakomodasi perbedaan gaya belajar individu siswa. Tidak ada satu ukuran cocok untuk semua metode pengajaran. Gaya belajar menunjukkan gaya mengajar
Kinerja mengajar pada umumnya diukur dengan hasil belajar siswa. Belajar adalah juga tidak terukur.
Tujuan akhir dari pengajaran adalah untuk memungkinkan pelajar untuk belajar sendiri, agar menjadi pembelajar seumur hidup.
Mengajar harus berpusat pada siswa dan pembelajaran.
Guru dan administrator sekolah ada karena siswa atau terhubung erat dan pengajaran yang efektif adalah komponen penting dari pendidikan.
SUMBER PEMBELAJARAN
www..bdu.ac.in> docs>BEd