Selasa, 30 Juli 2019

HAKEKAT MANAJEMEN KELAS DI SD

 A. Pengertian Belajar dan Mengajar
“Belajar adalah proses dimana perilaku (dalam arti yang lebih luas) berasal atau berubah melalui latihan atau pelatihan” ± Kingsley dan R. Garry (1957).
“Belajar adalah perubahan yang relatif permanen dalam potensi perilaku yang terjadi sebagai suatu hasil.
“ Belajar adalah perolehan dari perilaku baru atau penguatan atau melemahnyalama
perilakusebagai hasil dari pengalaman ” Belajar didefinisikan sebagai“ perolehan kebiasaan, pengetahuan dan sikap. Ini melibatkan-baru caracaradalam melakukan sesuatu, dan itu beroperasi dalam upaya individu untuk mengatasi hambatan atau
menyesuaikan dengan situasi baru . Ini mewakili perubahan progresif dalam perilaku

B. Pembelajaran Dan Prinsip-Prinsip Pengajaran – Belajar
Karakteristik dan 1 kebutuhan Peserta Didik
Dimensi Perbedaan pada Pembelajar
Mencocokkan Gaya Mengajar dengan Gaya Belajar
Menantang Pembelajar dan Guru yang Berkembang
Penggambaran Objektif Instruksi
Keterampilan Mengajar dan Belajar
Keterampilan Mengajar
Keterampilan Belajar
Makna, Prinsip dan Signifikansi Pembelajaran
Faktor yang Mempengaruhi Pembelajaran
Hubungan antara Pengajaran dan Pembelajaran
Transfer Pembelajaran
Mengajar untuk Transfer Pembelajaran

C. Keterampilan mengajar dan belajar
Keterampilan Mengajar Mengajar adalah proses yang memfasilitasi pembelajaran. Mengajar adalah aplikasi khusus pengetahuan, keterampilan, dan atribut yang dirancang untuk memberikan layanan unik untuk memenuhi pendidikan kebutuhan individu dan masyarakat. Efektivitas proses belajar mengajar menganut keterampilan mengajar guru dan keterampilan belajar peserta didik. Beberapa poin utama dari keterampilan mengajar adalah sebagai berikut:
Keterampilan interaktif ini mencakup keterampilan interpersonal, keterampilan berbicara yang efektif dan keterampilan presentasi dalam proses belajar mengajar. Guru perlu cukup percaya diri untuk menangani masalah subMect dan harus siap menjelaskan dan menjawab pertanyaan yang diajukan oleh peserta didik
Kegiatan yang direncanakan sebelumnya untuk pengajaran dengan mempertimbangkan kebutuhan dan minat peserta didik harus dikembangkan oleh para guru. Keahlian untuk bekerja dalam tim dan kelompok yang diperlukan bagi para guru. Guru harus memiliki keterampilan penyelesaian konflik untuk menghadapi siswa
Guru harus merasakan emosi siswa dalam masuk ke yang rumit bantuan untuk siswa atau di antara kelompok sebaya. Guru harus mencoba membangun kepercayaan dan hubungan dengan topik dan bekerja bersama mereka bersama menuju tujuan.

D. Tujuan Mengajar
Tujuan mengajar adalah mewujudkan pembelajaran.
Pengajaran membutuhkan pengaturan formal tetapi pembelajaran dapat terjadi baik secara formal atau secara informal.
Guru tidak mengendalikan keseluruhan proses belajar. Ada banyak faktor lain yang menentukan apakah siswa mempelajari berbagai subMect atau tidak, seperti karir masa depan tujuan, pengaruh orang tua atau teman sebaya, dan bagaimana perasaan mereka tentang guru.
Siswa harus mau belajar. Mereka harus termotivasi dengan satu atau lain cara. Guru tidak bisa mengajar mereka yang tidak mau belajar.
Metodologi pengajaran harus bervariasi oleh guru untuk mengakomodasi perbedaan gaya belajar individu siswa. Tidak ada satu ukuran cocok untuk semua metode pengajaran. Gaya belajar menunjukkan gaya mengajar
Kinerja mengajar pada umumnya diukur dengan hasil belajar siswa. Belajar adalah juga tidak terukur.
Tujuan akhir dari pengajaran adalah untuk memungkinkan pelajar untuk belajar sendiri, agar menjadi pembelajar seumur hidup.
Mengajar harus berpusat pada siswa dan pembelajaran.
Guru dan administrator sekolah ada karena siswa atau terhubung erat dan pengajaran yang efektif adalah komponen penting dari pendidikan.


SUMBER PEMBELAJARAN

www..bdu.ac.in> docs>BEd

36 komentar:

  1. Artikel nya sangat membantu, terimakasih atas ilmunya

    BalasHapus
  2. Saya ingin bertanya
    Bagaimana keluh kesah saudara saat melakukan mengajar dan belajar

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dalam hal ini keluh kesah yang saya alami itu tergantung dalam mengajar nya,ada mngajar dikelas rendah saya kesulitan dalam mengatur siswa,disini saya harus fokus ke siswa untuk membuat mreka bisa nyaman didalm kelas,sedangkan yg saya alami dikelas tinggi 4,5 dan 6 dstu saya harus menggali kembali pemhaman tentang materi yg sudah mulai sulit,tapi smua guru harus dapat memahami materi yg akan dibhas diklas tinggi..
      Trmksih..

      Hapus
  3. Sangat bagus artikel yang kakak bikin👍😊

    BalasHapus
  4. Karyanya sangat baik, tak susah2 bacanya karena disetiap pragrafnya dipisah pisah

    BalasHapus
  5. Bgtu bermanfaat karna memberikan bnyak penjelasan dari satu pengerian, tidak pokus pada satu titik kesimpulan jadi mudah di pahami 👍

    BalasHapus
  6. Bgtu bermanfaat, karna memberikan bnyak penjelasan dari satu pengerian, tidak pokus pada satu titik kesimpulan. Jadi mudah di pahami 👍

    BalasHapus
  7. Artikel nya sangat membantu dan menambah wawasan saya, terima kasih

    BalasHapus
  8. Jelaskan dan berikan contoh apa-apa saja dampak negatif dan dampak positif yang di maksud dengan belajar dan mengajar bagai peserta didik..?

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Umpan balik positif membuat siswa semakin giat mengerjakan sesuatu. Karena dia yang menerima orang yang memberikan dorongan untuk menjadi lebih baik. Hal itu dapat meningkatkan kemampuan belajar siswa. Karena siswa tidak hanya mengerti tentang kesalahan yang harus dilakukan tetapi siswa juga mendapatkan bantuan dari gurunya untuk meningkatkan kemampuan dan membenarkan kesalahannya. Meningkatkan siswa dapat meningkatkan Contoh umpan balik positif adalah siswa yang melakukan tugasnya dan melakukan sesuatu yang benar. Maka, siswa pantas diberikan penghargaan seperti: "Bagus sekali!" "Bagus!" Selain itu, kami juga dapat memberikan umpan balik yang positif: "Kerjamu sudah baik, namun masih ada yang butuh tingkatkan" dalam hal ini, kita dapat memberikan dorongan pada siswa sehingga mereka dapat membuat yang benar-benar belum sempurna. Umpan balik merupakan komponen penting dalam proses pembelajaran dan pembelajaran. Umpan balik memiliki dua bentuk, umpan balik pertama tertulis dan umpan balik kedua. Selain itu, umpan balik adalah tentang interaksi antara guru untuk siswa dan juga siswa untuk siswa lainnya. Umpan balik membantu siswa mengingat kesalahan yang telah ia perbuat. Mencapai siswa mencapai target lebih cepat


      2. Dampak Negatif Tugas Guru Dilihat dari Volume Jam Mengajar

      Menurut aturan sekarang bahwa guru harus mengajar minimal 24 jam/minggu dengan mata pelajaran yang sesuai dengan keahlian yang diambil (izajah/sertifikasiny). Hal ini tentu akan mengakibatkan dampak negatif. Mudah-mudahan para penentu kebijakan dapat meninjau kembali aturan tersebut: Dampak negatifnya adalah :

      Suasana sekolah tidak kondusif. Jika seorang guru berkurang jam mengajarnya karena sesuatu hal ( datangnya guru baru atau "diambil" oleh guru lain), maka akan menimbulkan ketidakpuasan pada guru tersebut, karena guru tersebut harus mencari jam mengajar lagi di luar sekolahnya, yang pada akhirnya suasana sekolah kurang nyaman.
      Siswa kurang terperhatikan, jika banyak guru "terbang" ( terbang= misal: paginya mengajar di sekolah A lalu berikutnya mengajar di sekolah B), dan dampak selanjutnya , pembentukan budi pekerti siswa terabaikan , sehingga timbul pemalakan, perkelahian, pelecehan sex dsb ( karena gurunya memikirkan bagaimana agar mencapai 24 jam).
      Susah mencari guru untuk pelajaran tertentu. ( kalau dulu , kepala sekolah tinggal bagi-bagi tugas saja kepada guru yang ada ,yang mampu untuk mengajar pelajaran tsb).
      Guru yang kurang mengajarnya dari 24 jam, misal 23 jam, tidak mendapatkan tunjangan. Hal ini akan menimbulkan kekecewaan dari guru.
      Ada guru yang sampai mengemis minta jam mengajar ke sekolah lain, tentu ini akan menurunkan "harga" guru.
      Susah menugaskan guru untuk tugas extrakurikuler, alasanya tidak dimasukkna kepada tugas 24 jam.
      Susah mencari guru keterampilan, karena harus 24 jam.
      Untuk guru yang pebisnis malah menguntungkan. Minta saja jadwal 4jam/hari jam ke 1-4 ,. maka jam 10.00 sudah bisa pulang dan berdagang di pasar.

      Hapus
  9. Tolong saudara jelaskan faktor apa saja yg mempengaruhi hasil belajar siswa?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Belajar
      Faktor-faktor yang mempengaruhi belajar banyak
      jenisnya, tetapi dapat digolongkan menjadi dua yaitu
      faktor internal dan eksternal [7].
      Faktor-faktor internal, meliputi:
      1. Aspek Psikologis terdiri dari:
      a. Intelegensi
      Sangat Besar pengaruhnya terhadap
      kemajuan belajar.
      b. Perhatian
      Untuk menjamin hasil belajar yang baik,
      maka siswa harus mempunyai perhatian
      terhadap bahan yang akan dipelajarinya.
      Perhatian adalah keaktifan jiwa yang
      dipertinggi, jiwa itu semata-mata tertuju
      kepada suatu objek (benda/hal) atau
      sekumpulan objek [7].
      c. Minat
      Besar pengaruhnya terhadap belajar, karena
      bila bahan pelajaran yang dipelajari tidak
      sesuai dengan minat, siswa tidak akan
      belajar sungguh-sungguh.
      d. Bakat
      Merupakan kecakapan potensial yang
      dimiliki seseorang untuk mencapai
      keberhasilan.
      e. Motivasi
      Motivasi erat sekali hubungannya dengan
      tujuan yang akan dicapai.
      Motivasi dapat diartikan sebagai dorongan
      dasar yang menggerakkan seseorang untuk
      bertingkah laku kearah suatu tujuan tertentu
      [1].
      f. Kesiapan
      Kesiapan perlu diperhatikan dalam proses
      belajar, karena jika siswa sudah mempunyai
      kesiapan untuk belajar, maka hasil belajar
      baik.
      Faktor-faktor eksternal, meliputi:
      1. Aspek Keluarga
      Pendidkan keluarga merupakan bagian dari jalur
      pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan
      dalam keluarga dan yang memberikan keyakinan
      agama, nilai budaya, nilai moral, dan
      keterampilan [10].
      Aspek keluarga terdiri dari:
      a. Cara Orang Tua Mendidik Anak
      Cara orang tua mendidik anak besar
      pengaruhnya terhadap belajar anaknya.
      Orang tua yang tidak memperhatikan
      pendidikan anaknya dapat menyebabkan
      anak kurang berhasil dalam belajarnya.
      b. Suasana Rumah
      Untuk menjadikan anak belajar dengan
      baik perlu diciptakan suasana rumah yang
      tenang dan tenteram. Jika suasana rumah
      tenang, seorang anak akan betah tinggal di
      rumah dan anak dapat belajar dengan baik.
      c. Keadaan Ekonomi Keluarga
      Keadaan ekonomi keluarga juga sangat
      mempengaruhi belajar anak.

      Hapus
  10. Terimakasih kak, karyanya bagus

    BalasHapus
  11. Postingannya sangat bagus dan bermanfaat ,alangkah baiknya cara pelusinya di rapikan .supaya bagus di lihat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trmksih kak atas saran yg diberikan,nanti saya akan memperbaikinya..

      Hapus
  12. Materinya sangat membantu dalam proses pembelajaran, dan cocok untuk di terapkan dalam dunia pendidikan

    BalasHapus
  13. Materi nya cukup bagus..cuma penulisan posisi nya di rapi kan dan sesuai dg ukuran nya.

    BalasHapus
  14. Makasih min, materinya sangat bagus dan bermanfaat sekali untuk aku🤗

    BalasHapus
  15. Dengan materi di atas saya sudah mengerti apa itu manajemen kelas, dan saya juga bisa di terapkan di dlam pendidikan, terima kasih atas ilmunya kak...

    BalasHapus
  16. Terimakasih kak, materinya sangat bagus dan bisa membantu saya dalam pembelajaran

    BalasHapus
  17. Tidak banyak komentar cuma ada beberapa sedikit coba kakak jelaskan pengertian dari belajar dan mengajar menurut hasil pemikiran akak sndri jika ada contoh tolong d jelaskan.mksh

    BalasHapus